Perjalanan saya mengenal dunia musik, dimulai saat saya sd. saya sangat menggemari permainan piano-piano kecil yang saya punya. dan bisa di hitung sekitar 15 lagu yang ada di dalamnya semua saya hafal... :D :D
Beranjak dewasa, saat saya kelas 2 SMP saya mengikuti kegiatan pramuka. Disitulah saya mulai mengenal yang namanya seni musik yang di adakan saat malam terakhir dalam perkemahan.
saya iri dengan regu dari sekolah lain yang memiliki kesenian untuk ditampilkan yaitu seni musik, bermain gitar...
berbekal sebuah buku dan pulpen, saya mencatat semua pelajaran tentang gitar yang dia berikan. Meskipun belakangan saya sadari ternyata semua chord/ kunci gitar yang saya tulis itu tidak ada yang benar... hehe :D
setelah pulang dari berkemah, saya mulai mencari tetangga saya yang memiliki gitar dan meminjamnya dengan harapan dapat segera bisa manguasai alat musik tersebut.
Dengan berbekal video gitar yang sudah berjamur di komputer pc ayah saya, sayapun mengikuti secara detail permainan gitar di video itu. walaupun butuh waktu 1 minggu tapi saya bisa...
hehehe
di satu pasar, saya menjumpai sebuah buku gitar yang berisi chord lengkap. kebetulan harganya 15.000 langsung saja saya beli.... akhirnya saya mempunyai panduan yang benar. lalu saya mempelajarinya dengan serius, +- 1 malam saja saya sudah menghafal semua chord berbasis palang, yaitu chord yang menggunakan semua jari kiri untuk menekan senar....
suatu hari, ayah saya mulai kesal akibat gitar yang saya pinjam sebentar-sebentar di ambil kembali sama yang punya. saya ingat sekali kata-kata ayah saya, begini "sudah, tidak usah pinjam-pinjam gitar lagi kalau sebentar-sebentar di ambil lagi. malu sama orangnya" begitu kata ayah saya.
lalu bermaksud menghibur saya, ibu sayapun bilang "doakan mama dapat arisan, nanti mama kasih uang untuk beli gitar sendiri" begitu bahagia saya mendengar kata-kata ibu saya itu. akhirnya saya berdoa terus, dan alhamdulillah allah memberikan jalan. ibu saya dapat arisan dan saya di kasih uang 200 ribu untuk beli gitar sendiri.. besoknya saya langsung pergi beli, dan nemu gitar yamaha kw2 yang harganya cuman 175 ribu doank. lalu saya beli, dan saya pakai untuk menyempurnakan pelajaran dari buku yang saya beli tadi, selama 2 tahun saya bermain, belajar mengiringi teman-teman saya akhirnya saya bisa juga bermain gitar seperti orang lain, tapi belum bisa menyamai teman saya waktu kemah itu... :D sirik ^_^
setelah punya gitar akustik, saya bertekad untuk berjuang lebuh jauh lagi dalam dunia gitar. akhirnya saya memutuskan untuk menabung buat beli gitar elektrik pribadi. dengan bermodal waktu luang dan tenaga yang saya punya, saya mengikuti segala kagiatan positif yang bisa menghasilkan uang. seperti : kuli bangunan, kerja di bengkel, dll. perjalanan menabung saya berlanjut hingga saya lulus di SMP 1 watubangga dan melanjutkan sekolah di SMKN 1 Baula dengan jurusan yang saya cintai yaitu TKJ, Teknik Komputer dan Jaringan.
di hari terkhir masa pengospekan, saya dikejutkan dengan pengenalan organisasi sekolah yang di dalamnya derdapat organisasi pensi (pentas seni) yang di demonstrasikan dengan sebuah penampilan band sekolah, wawww, kereeeen.... tekad saya sudah bulat, saya ingin sekali bergabung. setelah kerja keras mengumpulkan persyaratan pendaftaran, cieee ^_^, sayapun resmi bergabung dengan grup pensi. ternyata setelah 3 kali pertemuan, saya dinobatkan oleh pembina pensi debagai asisten pembimbing gitar putra. alhamdulillah, mungkin karena kerja keras saya belajar gitar selama SMP dengan serius :D :D
sampai saat saya mengikuti lomba di festival musik kacang-kacangan perdana lho :D, astagfirullah, 3 kali tampil dengan nama band dan personil yang berbeda. semua anggota pensi yang tampil pake saya sebagai gitaris 1 nya... hehehe :D sekitar 6 lagu di bawakan dalam 3 kali perform... alhamdulillah lancar guys. meskipun belakangan ini saat saya nonton, memalukan banget sayanya. hehehe maklum newbee..
setelah beranjak ke kelas 2 di SMK, saya melaksanakan prakerin (praktek kerja industri) di makassar, sulawesi selatan... di sanalah, saya mengakhiri massa penantian dan menabung saya selama 2 tahun. akhirnya saya bisa membeli gitar elektrik murah idaman saya, mereknya legacy, dual hambucker pickup : bridge & neck, updown tremolo. yah lumayan buat newbee kaya saya nih teman-teman. yang penting keinginan saya tercapai, tapi sayang gitar akustik pertama saya sudah saya jual buat nambahin beli si putih legacy ku itu... lumayan teman-teman, harganya sebanding dengan performa standar yang diberikan yaitu 2 juta ajah, yang saya suka dari pandangan pertama yaitu model dan tremolonya. karena menyerupai gitar ibanez jem kaya gitarnya abang saya STEVE VAI... hhehehehe :D
alhasil sepulang melaksanakan prakerin selama 4 bulan saya di kota daeng, sambil latihan dengan gitar kebanggaan, saat saya sudah balik ke sekolah lagi, kata pak pembina pensi yang sekaligus mentor saya yaitu "Bang Iwan, Biasa di panggil LAMBACE (tomat, kalau orang bugis bilang)" hehe, " ini baru pecinta musik, pulang bawa gitar dan skil bertambah" katanya. waahhh alhamdulillah, makasih abang lambace. tapi saya masih ada yang kurang nih, efeknya belum ada... :D...
setelah itu saya menabung lagi buat beli efek, ehh baru terkumpul 800 ribu udah ada tawaran dari bang lambace. kebetulan dia lagi butuh uang buat bayar uang kuliahnya. ya udah efeknya kan ada 2 yang sama persis, saya tawar 1 harga 750 ribu. eh langsung di kasih. alhamdulillah dapat juga saya efek digital zoom 707 II. mantap dah, tercapai hasrat bermain gitar yang di idam idamkan, yaitu main distorsi kaya abang Slash di lagu andalan saya : Sweet child o' mine.
sekarang saya sudah duduk di bangku kelas 3 SMK dan sebentar lagi akan melaksanakan UN. insya allah, bisaaaa.!!! masih ada impian kedepannya yaitu bisa punya gitar ibanez berkualitas hasil keringat sendiri. aminnn, orang tua saya juga tidak pernah melarang saya bermain musik tapi dengan syarat, pelajaran harus lebih utama. alhamdulillah selama saya sekolah di SMK juara 1 kelas hanya 1 kali lepas dari tangan saya selebihnya 5 semester ini saya berada di puncak prestasi... tapi saya sampai sekarang masih kesulitan dalam mempelajari SCALE dalam gitar, maklum, belajarnya otodidak, doakan saya yah kawan-kawan agar bisa sukses denga hobi musik, komputer, dan cita-cita pilot saya... sekian perjalanan hidup singkat saya
thank for reading my journey
special thanks for :
my lovely parents
my mentor & my teacher : Mirwan (lambace) ex mitrajaya, dan evo band
my senior : ahmad b@wel, yusri b@wel & rahma b@wel
my fafourite guitarist :
-joe satriani
-mas paul gilbert
-yingwie malmsteen
-steve vai
-om Firman al hakim (indonesian master guitar shredder)
dan semua teman serta orang yang sudah menyemangati perjalanan saya
arigatou gouzaimassu

0 komentar:
Post a Comment